Minggu, 15 November 2015

BERITA INVESTIGASI

Berita investigasi adalah bentuk jurnalisme saat seorang wartawan mendalami sebuah penyelidikan suatu topic yang menarik. Seorang jurnalis investigasi biasa menghabiskan waktu bulanan bahkan sampai tahunan untuk melakukan penelitan dan menyiapkan laporannya.

Contoh Berita Investigasi :

Reportase Investigasi Kerupuk Berbahaya 

Kerupuk merupakan makanan yang disukai banyak orang. Rasanya yang gurih dan kriuk saat dimakan. Dari berbagai macam jenis kerupuk, yang paling sering dijumpai yaitu kerupuk kaleng/aci/tapioka seperti gambar di bawah ini.





Tahukah bahwa ada zat-zat berbahaya yang terkandung didalamnya??

Sejatinya kerupuk itu miskin gizi. Kerupuk hanya sekedar untuk selingan. Meski demikian banyak orang Indonesia yang menggemarinya. 
Namun, kegemaran juga harus dibarengi dengan kehati-hatian.

Fakta dari hasil penelusuran Tim Investigasi Trans menemukan bahwa ada oknum pembuat kerupuk aci dan kerupuk lipat yang mengandung boraks, bleng dan tawas.

Bocil, salah satu oknum pembuat kerupuk tersebut mengatakan bahwa kerupuknya akan kurang laku karena tampilanya akan menarik dan tahan lama. Ironis memang.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa bleng mudah didapat dipasar-pasar. Bleng merupakan boraks yang ditambah garam.

Boraks, zat yang biasanya digunakan untuk membasmi kecoa dan Tawas, yang mengandung alumunium sulfat, biasa digunakan sebagai penjernih air. Perlu diketahui bahwa yang paling berbahaya dalam tawas yaitu kandungan alumuniumnya karena bila terlalu sering dikonsumsi maka akan semakin mengendap didalam tubuh dan dapat menyebabkan gangguan syaraf seperti hingga alzeimer dalam jangka panjangnya.

Perlu diingat bahwa
BORAKS tidak boleh ditambahkan ke dalam makanan dalam jumlah berapapun karena merupakan zat yang berbahaya.

Namun, hal tersebut tidak pernah dipikirkan oknum pembuat kerupuk seperti bocil, mereka hanya memikirkan untung. Hal itu bahkan dipelajari dari pabrik pembuat kerupuk tempat dia bekerja dulu.

Dalam prosesnya dirinya memakai tepung tapioka+terigu dan tak lupa menambahkan tawas dan bleng. Itu agar kerupuk dalam 2-3 hari tidak tengik dan pada kerupuk lipat bias bagus warnanya. Dalam sehari dirinya membuat hingga 50 kg tepung yang disebar ke warung-warung hingga ke luar kota. Dalam satu toples besar berisi 40-50 kerupuk yang dijual Rp 400,- per buah. Bahkan di pabrik besar tempatnya bekerja dulu hingga memproduksi 1-2 kwintal bahan kerupuk tiap hari. Bahkan pemasarannya semakin luas dari mulai armada sepeda, motor, gerobak ke segala penjuru hingga ke perumahan dan restoran.

Hasil penelusuran lainnya yaitu dari 10 sampel kerupuk aci yang dimabil di tempat berbeda, dari warung hingga supermarket ditemukan bahwa dari 10 sampel kerupuk 5 diantaranya terdeteksi mengandung bahan berbahaya termasuk kerupuk buatan bocil dan pabrik tempat dia bekerja dulu. Serta dari uji bulu domba terdeteksi adanya zat pewarna makanan tekstil.


Adapun tips cara menikmati kerupuk yaitu :

Hindari makan kerupuk hanya sebgai snack, jadi sebagi pendamping dengan yang lain

Namun, tetap ada produsen kerupuk yang jujur,
Dalam wawancaranya dengan tim trans investigasi, dirinya mengatakan bahwa sebenarnya tanpa menggunakan zat-zat itu, maka kerupuk dapat maksimal hasilnya apabila pas dalam mangaduk adonannya, sampai matang, mengukus juga sampai matang, seperti soda kue. Dengan cara itu maka 02 akan terikat dengan tepung. Untuk penyedap rasanya bisa ditambah daun bawang.

Biar  bagaimanapun cara yang paling aman adalah membuat kerupuk sendiri dengan kreasi masing-masing.  Untuk saya sendiri entah kenapa memang tidak terlalu gemar dengan kerupuk :). Tapi perlu diperhatikan pula bagi yang gemar dengan makanan yang satu ini untuk mencari kerupuk yang sehat.


  
Sumber : Reportase Investigasi, TRANS TV,
26 Mei 2012



LAPORAN INTERPRETATIF

adalah pengungkapan peristiwa disertai usaha memberikan arti pada peristiwa tersebut, menyajikan interpretasi

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
adalah pengungkapan peristiwa disertai usaha memberikan arti pada peristiwa tersebut, menyajikan interpretasi

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
pengungkapan peristiwa disertai usaha memberikan arti pada peristiwa tersebut, menyajikan interpretasi

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
pengungkapan peristiwa disertai usaha memberikan arti pada peristiwa tersebut, menyajikan interpretasi

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
adalah pengungkapan peristiwa disertai usaha memberikan arti pada peristiwa tersebut, menyajikan interpretasi

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Laporan interpretatif adalah pengungkapan peristiwa disertai usaha memberikan arti pada peristiwa tersebut.

Dari Petani Jadi Bos Penipuan SMS 'Mama Minta Pulsa'

  Dari Petani Jadi Bos Penipuan SMS 'Mama Minta Pulsa'

Kisah hidup Effendi Alias Lekkeng alias Kenz (36), bos penipu SMS 'Mama Minta Pulsa' sungguh sangat drastis jauh berbeda. Efendi yang merupakan sekolah hanya sampai kelas 1 Madrasah Tsanawiyah awalnya hanyalah seorang petani. Kini dia menjadi seorang bos penipu SMS dan mengelola usaha penipuannya layaknya sebuah perusahaan.

Dalam dua tahun menekuni menjadi seorang penipu, dia sudah mempunyai lima anak buah. Bahkan dirinya bisa hidup mewah di kampung halamannya dari hasil menipu.

Kepada wartawan, dirinya mengaku mendapatkan penghasilan Rp3-7 juta perhari. Dari pendapatannya itulah dirinya mempunyai rumah mewah di kampung, dua mobil dan empat sepeda motor.

Pria asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan ini bertubuh tinggi dan kurus. Dia sudah dua kali menikah dan mempunyai anak dari istri keduanya. Istri pertamanya cerai lantaran tak suka Effendi mulai mengelola usaha penipuan.

Effendi mengaku, Dia mulai belajar menipu dari orang-orang di Desanya sejak 5 tahun lalu di Kabupaten Wajo, hanya sebagai sampingan saat Ia sedang tak bertani.

"Banyak disana yang mengelola usaha penipuan seperti ini," kata Effendi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya. Jumat 6 November 2015. Tapi kemudian baru dua tahun belakangan Effendi mengelola usahanya sendiri dan merekrut anak-anak buahnya.

Ada perbedaan antara penipuan yang dilakukan sindikat Sulawesi dengan sindikat Palembang. Penipu sindikat Sulawesi jarang memakai modus mengelabui korbannya dengan cara menelepon dan menyebut anak atau kerabat korban sakit dan butuh dana cepat, ataupun menyebut anak korban tertangkap polisi dan minta uang penebus.

Sindikat Sulawesi, ujar Effendi, lebih banyak beroperasi dengan modus penipuan via SMS dengan meminta pulsa dengan berlagak sebagai 'mama', atau pun mengirim SMS dan meminta seolah-olah agar penerima SMS mentransfer uang ke sebuah rekening.
"Kalau yang menelepon dan mengaku-ngaku anak korban sakit atau tertangkap polisi lalu minta uang, itu khas kelompok Palembang, saya tidak berani karena mudah terlacak," ujar Effendi.

Modus penipuan yang ia gunakan pun saat ini telah berubah dan berkembang. Dirinya mengaku dulu pernah lakukan penipuan dengan modus mama minta pulsa.

"Tapi sekarang tak lagi, sudah kuno modus itu, apalagi orang sudah banyak tahu dan tidak mudah lagi tertipu," ujar Effendi yang menyukai juga sabung ayam.

Untuk menjadi bos penipu, Efendi menjelaskan, dirinya mengeluarkan modal sekitar Rp30 juta. Dana itu untuk membeli modem, laptop, handphone, sim card dan rumah untuk anak buahnya tinggal.

"Uang itu dikumpulin pelan-pelan mas, dari saya awal sendiri hingga saya punya modal buat rekrut orang," jelasnya.

Anak buahnya, lanjut Efendi, tak jauh adalah teman-temannya sesama kampung halaman. Bahkan ada satu sodaranya yang ikut dalam jaringannya.

Modus Penipuan

Efendi pun menuturkan, dirinya saat mengincar korban tidak dengan memilih, akan tetapi dengan cara random atau cara acak.

"Saya mengirim SMS dengan nomor korban yang acak. Dan SMS itu berisi meminta si penerima mentransfer uang ke sebuah rekening. Jadi mau masuk atau tidak itu tidak masalah, ada aplikasi lewat laptop atau komputer," tuturnya.

Setiap harinya, kelompok Effendi mengirim sebanyak 6.000 pesan singkat lalu ada saja orang yang tertipu. Setiap hari Ia bisa mendapat Rp3-7 Juta. Dalam sebulan Ia bisa menghasilkan uang Rp210 Juta.

"Ada satu orang kena tipu Rp1 juta, ada juga yang Rp7 juta," ucapnya.

Effendi menceritakan, sejak membuka usahanya sendiri, Ia tak mau menaruh 'kantor'nya di kampung halamannya. Dia ingin tak satupun tetangganya tahu apa yang Ia lakukan, sehingga saat pulang Ia bisa mengaku sebagai pengusaha biasa.

Effendi kemudian memilih sebuah kontrakan di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dia punya 5 anak buah, seluruhnya Ia latih sendiri. Sampai saat Ia tertangkap, Effendi mengaku sudah beberapa kali berganti anak buah.

"Saya pilih Bandung karena udaranya dingin dan sinyal selalu penuh disana," kata Effendi.

Dalam pembagian hasil menipunya, Effendi memakai sistem pembagian hasil dengan anak buahnya. Anak buah yang bertugas melobi korban sampai mentransfer akan mendapat bagi hasil sebesar 25 persen dari uang yang ditransfer korban.

Kemudian anak buah yang mengambil uang di ATM akan mendapat bagi hasil sebesar 7 persen. Dan sisanya untuk Effendi.

Effendi sendiri bertugas mencari rekening penampung. Dia mengaku membeli rekening penampung itu dari seseorang.

"Saya beli rekening dari temen di Jakarta Selatan. Rekening penampung itu saya buang setelah dua atau tiga kali terpakai," ungkapnya. Fungsi rekening penampung itu hanya tempat untuk para korban mentransfer uang.

Setelah itu uang ditarik, lalu dananya dimasukkan ke rekening Effendi dengan cara menyetor di bank ataupun ATM.

Saat ditanya apakah keluarga mengetahui 'bisnisnya', Efendi mengaku keluarga mengetahuinya. Bahkan keluarga sudah memberitahu agar berhenti. Namun, Efendi tetap menjalankan 'bisnisnya' lantaran dari 'bisnis' inilah dirinya mendapatkan materi yang berlimpah.

"Keluarga tahu, sudah bilangin berhenti, tapi saya tetap jalanin karena cari uang banyak dari sini saja," tuturnya tertunduk lesu.

Sebelumnya, Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menangkap delapan orang komplotannya yang beroperasi di Cianjur, dan sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat. Namun Effendi membantahnya delapan tersangka yang ditangkap di Cianjur beberapa waktu lalu merupakan jaringannya.

"Itu bukan saya bosnya. Saya yang di Bandung, anak buah lima, Tapi saya kenal sama bosnya yang di Cianjur, sama-sama dari Sulawesi juga," ucap Effendi yang dahulu bekerja sebagai seorang petani di kampung halamannya.

Dalam aksinya, para pelaku menyebarkan SMS yang isinya seolah-olah si penerima SMS mendapatkan undian berhadiah dari salah satu bank. Korban yang tergiur dan terpancing untuk menghubungi nomor telepon yang dicantumkan pada SMS tersebut akan dipandu ke ATM yang ujungnya malah mentransfer uang ke rekening tersangka.

Referensi :
http://metro.news.viva.co.id/news/read/696553-dari-petani-jadi-bos-penipuan-sms--mama-minta-pulsa-

HARD NEWS

Hard news, adalah berita penting yang harus disampaikan langsung ke publik. Berita jenis ini tidak bisa ditunda pemberitaanya karena akan cepat basi. Kadang penulisan berita macam ini juga disebut breaking news, spot news, atau straight news.

Ada beberapa ciri-ciri khas dari Hard news :

1. Mementingkan aktualitas. Definisi dari aktual adalah sedang menjadi pembicaraan orang banyak atau peristiwa yang baru saja terjadi.

2. Memakai sistem piramida terbalik dalam penulisan berita. Artikel berbentuk berita ini memiliki struktur unik, yaitu inti informasi ditulis pada alinea awal (disebut sebagai "lead”) dan data-data penting menyusul pada alinea-alinea selanjutnya.

3. Kelengakapan dari isi beritanya. Lengkapnya sebuah hard news, bisa dipenuhi apabila pemakaian 5W + 1H sudah diterapkan.

4. Untuk memberi informasi. Sebagai jendela, agar para pembaca yang tidak tahu menjadi tahu. 

5. Panjang dari hard news 100-200 kata. Tidak perlu panjang-panjang karena fungsinya memberi info yang aktual dan memenuhi unsur 5W+1H.


Contoh Hard News :

Paris Berdarah, Penembakan brutal dan Pengeboman di Paris.




Terjadi penembakan brutal dan pengeboman di Paris pada Jumat malam (13/11/2015) di dalam gedung pertunjukan konser musik di Bataclan, Paris. Terdapat 128 orang tewas dan 99 luka akibat dari penembakan brutal dan pengeboman tersebut.

Delapan orang pelaku yang melakukan serangan teror di Paris dipastikan tewas. Kelompok teroris ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan berdarah di Paris, Jum'at (13/11/2015) malam lalu.

Kepala North Atlantic Treaty Organization (NATO), Jens Stoltenberg mengecam aksi penyerangan dan bom di Paris, Prancis.

Stoltenberg mengatakan, serangan mematikan di kota mode dunia itu bukan pertarungan antara ‘dunia’ Islam dan Barat. Dalam aksi serangan tersebut yang harus disoroti adalah kelompok-kelompok ekstremis yang bertindak secara brutal.

Setelah kejadian tersebut banyak warga Paris yang menunjukan solidaritasnya terhadap korban serangan penembakan dan pengeboman berdarah dengan cara mengunjungi alun-alun dan tempat kejadian.

Referensi :
http://jurnal-imkom.blogspot.co.id/2011/02/perbedaan-hard-news-dan-soft-news.html

SOFT NEWS

Berita soft news adalah berita yang dari segi struktur penulisan relatif lebih luwes, dan dari segi isi tidak terlalu berat. Soft news umumnya tidak terlalu lugas, tidak kaku, atau ketat, khususnya dalam soal waktunya. 

Dari segi bentuknya, soft news masih bisa kita perinci lagi menjadi dua: news feature dan feature. Feature adalah sejenis tulisan khas yang berbentuk luwes, tahan waktu, menarik, strukturnya tidak kaku, dan biasanya mengangkat aspek kemanusiaan. Panjang tulisan feature bervariasi dan boleh ditulis seberapa panjang pun, sejauh masih menarik. Misalnya, feature tentang kehidupan sehari-hari nelayan di Marunda. Sedangkan news feature adalah feature yang mengandung unsur berita. Misalnya, tulisan yang menggambarkan peristiwa penangkapan seorang pencuri oleh polisi, yang diawali dengan kejar-kejaran, tertangkap, lepas lagi, dan semua liku-liku proses penangkapan itu disajikan secara seru, menarik, dan dramatis, seperti kita menonton film saja.

Contoh Soft News :

Riau Lumpuh Karena Asap, Warga Minta Jokowi Mundur


Asap Kian Parah, Dosen dan Guru di Riau Minta Jokowi Mundur

Ratusan orang berunjuk rasa di Pekanbaru, Riau, pada Jumat pagi, 23 Oktober 2015. Mereka berdemonstrasi di Jalan Sudirman, tepatnya di samping kantor Gubernur Riau.

Para demonstran terdiri dari dua kelompok massa, yakni Forum Dosen Muda dan Mahasiswa Universitas Riau serta Forum Guru Melawan Asap. Mereka menilai Presiden Joko Widodo tak sanggup menanggulangi bencana kabut asap akibat kebakaran hutan, terutama di Riau. Soalnya bencana sudah lebih empat bulan. Beberapa upaya dilakukan untuk memadamkan kebakaran tapi kabut asap kian parah.

"Kami mendesak pemerintahan Jokowi-JK, jika tidak mampu mengatasi bencana asap di Sumatera dan Kalimantan, sebaiknya segera mundur dari pemerintahan. Negara ini bukan untuk main-main. Banyak yang dipertaruhkan. Kalau tidak mampu, jangan ngotot bertahan. Mundur saja," kata Hendri Marhadi, pemimpin unjuk rasa itu dalam orasinya.

Massa juga mendesak Gubernur Riau dan bupati di provinsi itu untuk segera mencabut izin perusahaan HTI (hutan tanaman industri) dan HGU (hak guna usaha) yang terbukti dibakar maupun terbakar di Riau. Menurut Hendri, jika perusahaan tidak membakar, kabut asap tidak akan separah sekarang.

"Tidak saja izin yang dicabut, pemilik perusahaan juga harus ditangkap," ujarnya.

Dia juga mendesak Gubernur Riau dan para bupati tidak membiarkan masyarakat terdampak bencana asap yang membahayakan nyawa mereka. Segera sediakan tempat-tempat steril, seperti hotel-hotel, sebagai tempat evakuasi balita dan anak-anak. "Segera sediakan satu tabung oksigen untuk satu rumah," katanya.

Forum Guru Melawan Asap menuntut hal serupa. Mereka meminta Presiden tidak main-main menangani kebakaran hutan dan lahan, idak hanya di Riau, tapi di seluruh Indonesia.

"Kami meminta Kapolri, Jaksa Agung, agar menghukum seberat-beratnya perusahaan dan perorangan yang membakar hutan dan lahan. Kita juga minta Presiden dan para wakil rakyat di Senayan agar segera menetapkan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan sebagai bencana nasional," kata Sahran Ritonga, koordinator Forum Guru Melawan Asap Kota Pekanbaru.



Referensi :
http://jurnal-imkom.blogspot.co.id/2011/02/perbedaan-hard-news-dan-soft-news.html
http://search.viva.co.id/search?q=asap+riau

SEJARAH JURNALISTIK

Sejarah Jurnalistik Indonesia - Awal mulanya, sejarah jurnalistik diawali dari komunikasi antar manusia yang bergantung dari mulut ke mulut. Catatan sejarah yang berkaitan dengan penerbitan media massa terpicu penemuan mesin cetak oleh Johannes Getenberg. 
Di Indonesia, perkembangan kegiatan jurnalistik diawali oleh Belanda. Sebagian pejuang kemerdekaan Indonesia pun menggunakan kewartawanan sebagai alat perjuangan. Di era-era inilah Bintang Timoer, Java Bode, Bintang Barat, dan Medan Prijaji terbit. 
Pada masa kedudukan Jepang mengambil alih kekuasaan, dimana setiap korang dilarang. namun pada akhirnya ada lima media yang mendapat izin terbit: Sinar Baru, Asia Raja, Suara Asia, Tjahaja, dan Sinar Matahari. 
Dan semenjak kemerdekaan Indonesia yang membawa keuntungan bagi kewartawanan. Pemerintah Indonesia menggunakan Radio Republik Indonesia sebagai media komunikasi. Menjelang penyelenggaraan Asia Games IV, peemrintah memasukkan proyek televisi. Sejah tahun 1962 tersebut Televisi Republik Indonesia hadir dengan teknologi yang layar hitam putih. 
Di Era Presiden Soeharto, media massa banyak dibatasi. Seperti kasus Majalah Tempo dan Harian Indonesia Raya merupakan dua contoh bukti sensor dalam kekuasaan Era Soeharto. Kontrol yang dipegang oleh PWI (Departemen Penerangan dan persatuan Wartawan Indonesia). Dari situasi tersebut muncullah Aliansi Jurnalis Independen yang mendeklarasikan diri di Wiswa Sirna Galih, Jawa Barat. Sebagian dari aktivitasnya berada di sel tahanan. 
Sejarah kemerdekaan Pers/jurnalis beradap di titik saat Soeharto di gantikan oleh BJ Habibie. Disaat itulah banyak media massa yang muncul dan PWI bukan satu-satunya organisasi profesi. 
Kegiatan kewartawanan diatur oleh UU Pers No. 40. Tahun 1999 yang dikeluarkan Dewan Pers dan UU Penyiaran No. 32 Tahun 2002 yang dikeluarkan Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI.

Jumat, 24 April 2015

TUGAS KEWIRAUSAHAAN INDIVIDU

Nama    : Annisa Utami
Kelas     : 2SA06
NPM      : 11613166

Tugas kali ini membahas tentang “ Apakah salah pemasaran menjadi salah satu penyebab kepailitan dalam suatu perusahaan”

Disini saya akan menjelaskan pendapat saya tentang Salah Pemasaran bisa menyebabkan kepailitan atau tidak. Seperti kita tahu pailit adalah keadaan dimana usaha atau bisnis kita sudah dalam keadaan bangkrut. Kepailitan dalam suatu usaha bisa terjadi karena banyak hal dan salah satunya adalah 
Salah pemasaran. Menurut saya salah pemasaran itu sangat fatal dalam berbisnis dan tentu saja bisa menyebabkan kepailitan dalam suatu usaha ataupun suatu perusahaan. Ketika kita ingin memulai suatu usaha kita harus mempertimbangkan banyak hal seperti strategi dan cara pemasaran yang benar sehingga salah pemasaran tidak akan terjadi dalam usaha kita. Seperti Produk, Harga, dan Sasaran yang Dituju sehingga bisnis yang kita jalankan akan membuahkan hasil seperti yang kita inginkan.

     Ini adalah salah satu contoh salah pemasaran menurut saya :

1. Misalnya ketika kita membuka tempat makan di area kampus atau sekolah tapi harga makanannya sangat tidak terjaungkau oleh siswa atapun mahasiswa itu sangat fatal dan mengganggu bisnis sehingga bisnis makanan kita tidak akan bisa laku atau tidak akan bisa jalan sebagaimana mestinya dan menyebabkan bisnis kita gulung tikar karena tidak laku.

Maka dari itu pikirkan matang-matang cara strategi yang baik dan benar sebelum anda memulai usaha. Semoga usaha yang ingin dijalankan bisa berhasil dengan baik dan sukses.

SOFTSKILL KEWIRAUSAHAAN

Nama Anggota                  : Annisa Utami (11613166)
                                            Elsa Nurul Faradita (12613880)
                                            Ferry Saputra (13613430)

Kelas                                  : 2SA06

TUGAS KEWIRAUSAHAAN

Tugas kali ini membahas sebuah buku mengenai Kewirausahaan, kisah sukses atau gagalnya seseorang dalam membangun suatu usaha dibidang Beternak & Bisnis.

Buku : Beternak & Bisnis Sapi Potong
Penulis & Peternak : Drh. Samsul Fikar & Dadi Ruhyadi

Dalam buku ini membahas mengenai seorang pengusaha ternak sapi potong bernama Dadi Ruhyadi. Pada tahun 2001, Peternak mulai merintis usaha penggemukan sapi potong dengan hanya membeli bakalan sebanyak 1 ekor. Peternak terus mengembangkan usahanya dengan cara kemitraan dan terus berkembang. Dalam beternak sapi potong jangan salah pilih jenis sapi bukannya laba yang didapat dari usaha beternak sapi tersebut, bisa bisa kerugian yang akan dialami.

Tetapi persiapan yang harus dilakukan sebelum memulai sebuah usaha adalah peternak harus menyiapkan modal. Dengan mengetahui kekuatan modal yang dimiliki, peternak bisa menentukan berapa ekor sapi yang akan dipelihara dan jenis kandang yang akan dibuat. Sebelum memulai membangun kandang, ada baiknya peternak menentukan lokasi kandang yang sesuai. Setelah itu peternak bisa memulai membuat kandang, menyiapkan peralatan dan perlengkapan, gudang, kantor, serta pakan yang bermanfaat. Untuk keberhasilan beternak sapi potong baik dalam usaha pembibitan maupun penggemukan sangat dipengaruhi oleh pengelolaan keuangan yang baik.


Kendala dan Solusi beternak sapi potong

Dalam suatu usaha pasti memiliki beberapa kendala, Apalagi, usaha beternak sapi potong seperti pembibitan dan penggemukan tidak lepas dari beberapa kendala. Kendala-kendala ini ada agar kita terus belajar bagaimana beternak sapi secara baik. Berikut beberapa kendala serta solusi dalam beternak sapi potong.

Kendala :

1. Lokasi yang kurang tepat dalam menjalankan usaha peternakan sapi potong.
2. Pola pembibitan sapi di Indonesia kurang intensif,
3. Pengetahuan peternak mengenai cara pembibitan sapi masih rendah, sehingga tingkat keberhasilan pembibitan dengan sistem alami atau inseminasi buatan masih tergolong rendah.
4. Pemberian jenis pakan yang sering berganti dengan jumlah nutrisi yang tidak memenuhi kebutuhan menyebabkan penurunan kualitas reproduksi.

Solusi :

1. Sebelum memulai usaha peternakan, si peternak harus mencari lokasi yang tepat dan sesuai agar tidak meganggu warga sekitar. Carilah tempat di lokasi pedesaan.
2. Pemerintah harus memfasilitasi para peternak sapi agar perihal pola pembibitan sapi di indonesia cenderung meningkat dan pemerintah harus memberikan arahan pada peternak tentang cara pembibitan yang baik termasuk pembibitan sistem secara alami agar pola dalam pembibitan sapi berjalan sesuai tujuan.
3. Dikarenakan berkurangnya pasokan pakan untuk ternak, dibutuhkan peran pemerintah untuk   mmasok bahan pakan kepada peternak agar nutrisi yang diberikan kepada ternak memenuhi kebutuhan.

Kunci Sukses Beternak Sapi Potong

1. Perlunya Informasi Awal sebelum Beternak

    Sebelum memulai usaha beternak sapi potong, sebaiknya peternak menggali informasi dan wawasan bagaimana beternak sapi potong yang baik dan jangan sampai ditengah perjalanan timbul banyak pertanyaan karena tidak menguasai teknik pemeliharaan sapi.

2. Memenuhi Teknik Beternak yang Baik

    Memiliki pengetahuan serta kemampuan teknis beternak yang baik dan benar adalah salah satu kunci keberhasilan beternak sapi potong terutama menyangkut masalah pemberian pakan. Peternak jangan malu untuk bertanya kepada peternak yang sudah berpengalaman, jika perlu belajar kepada satu orang peternak.

3. Memulai dari Skala Usaha yang Kecil

    Tidak ada usaha yang langsung besar ketika baru dimulai. Memiliki modal besar bukan sebuah jaminan usaha yang dilakukan akan berjalan lancar. Harus diingat, semua perusahaan besar pasti berawal dari usaha skala kecil dengan modal yang juga kecil. Begitu juga dengan usaha sapi potong.

4. Memulai Pada Waktu yang Tepat

    Jika ada pertanyaan kapan waktu yang tepat untuk memulai usaha pembibitan jawabannya adalah saat ini juga. Masalahnya, jumlah usaha pembibitan di Indonesia sangat minim. Seementara itu, peternak kecil biasanya melakukan pembibitan hanya sebagai usaha sampingan.

5. Kembangkan Usaha dari Untung yang Diterima.

    Modal terbatas bukanlah hambatan untuk mengembangkan usaha, Jika peternak memperoleh untung dari menjual sapi, sisihkan sebagian keuntungan untuk membeli sapi lagi agar dapat menambah populasi sapi yang dimiliki.

Sampai saat ini usaha bapak dadi ruhyadi masih berjalan dan berkembang semakin pesat. Namun, kini usahanya dipindah alihkan ke tangan bapak mamat karena bapak Dadi Ruhyadi sudah wafat.

Jumat, 03 April 2015

SOFTSKILL KEWIRAUSAHAAN

Nama : Annisa Utami
Kelas : 2SA06
NPM : 11613166

Softskill apa yang ada dalam diri saya

Menurut saya setiap orang pasti memiliki softskillnya masing-masing. Begitupun dengan saya. Saya adalah orang yang sangat banyak bicara, atau bisa dibilang cerewet. Saya sangat mudah berkomunikasi dengan orang lain, dan saya juga sangat mudah berkomunikasi dengan orang yang baru saya kenal. Bisa dibilang saya orang yang supel dan sangat mudah bergaul. Kedepannya saya ingin mempunyai usaha atau bisnis saya sendiri. Maka dari itu softskill saya ini harus terus saya kembangkan. Saya harus lebih bisa berkomunikasi lebih baik dan juga menggunakan bahasa yang baik kepada orang-orang. Karena dalam sebuah bisnis, komunikasi itu sangat penting untuk membuka link-link yang ada disekitar saya. Saya harus bisa memanfaatkan apa yang ada dalam diri saya ataupun potensi yang ada dalam diri saya. Saya harus terus kembangkan untuk kedepannya.

Jumat, 13 Maret 2015

SOFTSKILL KEWIRAUSAHAAN

Nama Anggota Kelompok

1. Annisa Utami               ( 11613166)
2. Elsa Nurul Faradita      (12613880)
3. Ferry Saputra               (13613430)

Kelas                               : 2SA06

Kelompok kami sepakat akan membuat sebuah tempat usaha  yaitu Café. Kami memberi nama Café tersebut adalah TERSERAH Cafe. Langkah pertama kami akan mencari tempat yang strategis yang memudahkan masyarakat untuk berkunjung ke tempat kami. Karena Lokasi merupakan hal yang sangat penting bagi kami dalam menjalankan usaha milik kami bertiga. Setelah kami mendapatkan lokasi yang tepat, kami memulai usaha ini secara perlahan-lahan. Sasaran yang kami tuju adalah membuat semua kalangan tertarik dan berkunjung ke Café kami. Café kami buka setiap hari Senin – Jumat mulai pukul 10.00 – 22.00 dan Sabtu-Minggu 10.00-24.00 .  Café kami menyediakan fasilitas Outdoor dan Indoor sehingga setiap pengunjung bebas memilih tempat yang diinginkan. Selain fasilitas Outdoor dan Indoor , kami menyediakan Wifi secara Cuma-Cuma untuk setiap pengunjung. Mungkin bagi kami fasilitas wifi sudah biasa jadi kami menyediakan fasilitas lain seperti live music, stand up comedy, nonton bareng acara olahraga serta booking café untuk acara-acara seperti birthday bash or party, meeting company dan menfasilitasi acara-acara keagamaan seperti buka puasa bersama dan free ta’jil. Kepuasan pelanggan merupakan tujuan utama bagi kami. Jadi kami membuat fasilitas senyaman mungkin seperti dekorasi ruangan bergaya retro klasik agar pengunjung tidak bosan dan terus mengunjungi café kami seperti mendapatkan discount jika pengunjung tersebut mempublikasikan atau mempromosikan café kami melalu media social. Menu yang disajikan di café kami tidak hanya Indonesian food melainkan kami juga menyajikan western dan Japanese food sesuai selera para pengunjung. Harga yang café kami tawarkan sangat terjangkau bagi semua kalangan sehingga membuat pelanggan puas dan tidak kecewa dengan harga yang diberikan. Motto dari café kami adalah CREATING AND ENJOY THE FOOD WITH LOVE!

Rabu, 07 Januari 2015

TUGAS 9 : ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI dan KEMISKINAN

Nama : Annisa Utami
Kelas : 2SA06
NPM : 11613166

BAB I

1. Pengertian Ilmu Pengetahuan

Dalam kamus Bahasa Indonesia yang telah disempurnakan, yang dimaksud Ilmu Pengetahuan adalah suatu bidang yang disusun yang sistematis berdasarkan metode tertentu, untuk dapat dimanfaatkan sebagai penjelas gejala tertentu. (Admojo, 1998).

Menurut Mulyadhi Kartanegara, yang dimaksud ilmu adalah melebihi sains. Artinya apabila sains hanya terfokus pada bidang pembahasan secara fisik dan inderawi saja, maka ilmu pengetahuan melampui bidang-bidang tersebut, secara metafisika. Semua pendapatnya tertuang dalam kalimatany organized knowledge sebagai definisi ilmu.

Menurut “ensiklopedia Indonesia” ilmu pengetahuan adalah suatu sistem dari berbagai pengetahuan yang masing-masing didapatkan sebagai hasil pemeriksaaan-pemeriksaan yang dilakukan secara teliti dengan menggunakan metode-metode tertentu. Ilmu pengetahuan prinsipnya merupakan usaha untuk mengorganisasikan dan mensistematiskan common sense, suatu pengetahuan yang berasal dari pengalaman dan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari, namun dilanjutkan dengan suatu pemikiran secara cermat dan teliti dengan menggunakan berbagai metode.


Ilmu pengetahuan diambil dari kata bahasa inggris science , yang berasal dari bahasa latin scientia dari bentuk kata kerja scire yang berarti mempelajari, mengetahui. Ilmu pengetahuan adalah suatu proses pemikiran dan analisis yang rasional, sistematik, logis, dan konsisten.

Jika bisa saya ambil kesimpulan, ilmu pengetahuan adalah suatu bidang yang berasal dari berbagai pengetahuan yang didapatkan sebagai hasil dari suatu gejala yang dianalisa dan diperiksa secara teliti dengan menggunakan metode metode tertentu (secara rasional, sistematik, logis, dan konsisten) sehingga didapat penjelasan mengenai gejala yang bersangkutan. Jadi ilmu pengetahuan itu konkrit dan tidak terbatas, yaitu dapat diukur kebenarannya. Kehadiran objek dan subjek tidak dapat dipisahkan atau memiliki keterkaitan satu sama lainnya.

2. Pengertian Teknologi

Pengertian Teknologi sebenarnya berasal dari kata Bahasa Perancis yaitu “La Teknique“ yang dapat diartikan dengan ”Semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional”. Dalam hal ini yang dimaksudkan dengan sesuatu tersebut dapat saja berupa benda atau konsep, pembatasan cara yaitu secara rasional adalah penting sekali dipahami disini sedemikian pembuatan atau pewujudan sesuatu tersebut dapat dilaksanakan secara berulang (repetisi).
Teknologi dalam arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya di dalam dunia. Hal mana juga memperlihatkan tentang wujud dari karya cipta dan karya seni (Yunani techne) manusia selaku homo technicus. Dari sini muncullah istilah “teknologi”, yang berarti ilmu yang mempelajari tentang “techne” manusia. Tetapi pemahaman seperti itu baru memperlihatkan satu segi saja dari kandungan kata “teknologi”. Teknologi sebenarnya lebih dari sekedar penciptaan barang, benda atau alat dari manusia selaku homo technicus atau homo faber. Teknologi bahkan telah menjadi suatu sistem atau struktur dalam eksistensi manusia di dalam dunia. Teknologi bukan lagi sekedar sebagai suatu hasil dari daya cipta yang ada dalam kemampuan dan keunggulan manusia, tetapi ia bahkan telah menjadi suatu “dayapencipta” yang berdiri di luar kemampuan manusia, yang pada gilirannya kemudian membentuk dan menciptakan suatu komunitas manusia yang lain.
Teknologi juga penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan teknik tertentu dalam suatu bidang. Teknologi merupakan Aplikasi ilmu dan engineering untuk mengembangkan mesin dan prosedur agar memperluas dan memperbaiki kondisi manusia atau paling tidak memperbaiki efisiensi manusia pada beberapa aspek.
3. Ciri-ciri Fenomena Teknik pada masyarakat


Fenomena teknik pada masyarakat kini, menurut Sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagia berikut :
1.    Rasionalistas, artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional
2.    Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah
3.    Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis  menjadi kegiatan teknis
4.    Teknik berkembang pada suatu kebudayaan
5.    Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung
6.    Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan.

4. Ciri-ciri Teknologi Barat

Bersifat Intensif pada semua kegiatan manusia.
Cenderung bergantung pada sifat ketergantungan.
Selalu berpikirbahwa barat adalah pusat dari segala teknologi.


5. Pengertian Kemiskinan

Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh, dan lain-lain.

Garis kemiskinan yang menentukan batas minimum pendapatan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok, dapat dipengaruhi oleh tiga hal:
1. Persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok yang diperlukan.
2. Posisi manusia dalam lingkungan sekitar.
3. Kebutuhan objectif manusia untuk bisa hidup secara manusiawi.

Persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok yang diperlukan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, adat istiadat dan sistem nilai yang dimiliki.

6. Ciri-ciri Manusia yang hidup dibawah garis kemiskinan

Mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

- Tidak memiliki faktor-faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, ketrampilan, dan lain-lain.
- Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh aset produksi dengan kekuatan sendiri, seperti untuk memperoleh tanah garapan atau modal usaha.
- Tingkat pendidikan mereka rendah, tidak sampai tamat SD.
- Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas.
- Banyak yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai keterampilan.


 BAB II

Study Kasus tentang Teknologi Barat & Timur

Pada saat ini sudah banyak sekali Teknologi yang berkembang pesat di Indonesia. Semua negara berlomba-lomba untuk meningkatkan teknologi yang ada di negara mereka termasuk Indonesia. Banyak sekali Teknologi yang melaju pesat di Indonesia seperti Internet dan Gadget, walaupun Indonesia masih termasuk Negara yang mempunyai Kecepatan internet dibawah rata-rata dibanding negara yang ada di Asia seperti Korea dan Jepang. Teknologi yang berkembang di Indonesia merupakan Teknologi yang berasal dari negara-negara yang ada di daerah Barat dan Timur. Di daerah Barat teknologi sudah sangat melaju pesat karena kebanyakan dari mereka merupakan Negara Sumber Adi daya dan negara yang sudah maju, sangat berbeda dengan Indonesia yang masih negara berkembang.

Dampaknya

Dengan berkembangnya Teknologi barat dan timur yang ada di Indonesia, Indonesia mampu untuk berkembang lebih pesat untuk bisa menyaingi negara-negara lain yang berada di Asia. Masyarakat Indonesia pun lebih terbantu akan adanya Teknologi barat dan timur. Mereka bisa lebih mudah berkomunikasi dengan teman atau saudara yang berada sangat jauh dari mereka dengan Alat Komunikasi Handphone ataupun Internet, bisa juga untuk membantu Pekerjaan di kantor ataupun pekerjaan sehari-hari dirumah. Dengan adanya Teknologi amat sangat membantu semua orang yang ada agar lebih memudahkan pekerjaan yang ada.

Saran dan Pendapat 

Semua orang yang menggunakan teknologi harus lebih bijak menggunakannya dan memanfaatkannya. Jangan sampai terlena karena canggihnya teknologi yang ada dan mulai mengabaikan hal-hal yang ada. Misalnya jadi lebih malas karena adanya gadget dirumah. Adanya teknologi adalah untuk membantu pekerjaan kita sehari-hari bukan untuk membuat diri kita malas dan menjadi autis karena adanya teknologi dan jangan sampai teknologi membuat kita tidak peduli akan hal-hal yang ada disekitar kita.
 

Sumber Referensi :
https://muhamadfauziali.wordpress.com/2013/04/23/tugas-1-definisi-ilmu-pengetahuan/
http://www.aingindra.com/pengertian-teknologi.html 
http://yadisetiawan.blogspot.com/2012/06/ilmu-pengetahuan-teknologi-dan.html 
https://ciptadestiara.wordpress.com/category/ciri-ciri-fenomena-teknik/

TUGAS 8 : PERTENTANGAN SOSIAL dan INTEGRASI MASYARAKAT

Nama : Annisa Utami
Kelas : 2SA06
NPM : 11613166

1. Jelaskan Perbedaan Kepentingan

Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku individu. Individu bertingkah laku karena adanya dorongan untuk memenuhi kepentingannya. Kepentingan ini sifatnya esensial bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri, jika individu berhasil memenuhi kepentingannya, maka ia akan merasakan kepuasan dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kepentingan akan menimbilkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya.
Dengan berpegang prinsip bahwa tingkah laku individu merupakan cara atau alat dalam memenuhi kebutuhannya, maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu dalam masyarakat pada hakikatnya merupakan kepuasan pemenuhan dari kepentingan tersebut.
Oleh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang yang sama persis dalam aspek-aspek pribadinya, baik jasmani maupun rohani, maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya.

Perbedaan kepentingan itu antara lain berupa :
1. kepentingan individu untuk memperoleh kasih sayang
2. kepentingan individu untuk memperoleh harga diri
3. kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sama
4. kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan posisi
5. kepentingan individu untuk dibutuhkan orang lain
6. kepentingan individu untuk memperoleh kedudukan di dalam kelompoknya
7. kepentingan individu untuk memperoleh rasa aman dan perlindungan diri
8. kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaan diri.

Kenyataan-kenyataan seperti itu menunjukkan ketidakmampuan suatu ideologi mewujudkan idealisme yang akhirnya akan melahirkan kondisi disintegrasi atau konflik. Permasalahan utama dalam tinjauan konflik ini adalah adanya jarak yang terlalu besar antara harapan dengan kenyataan pelaksanaan dan hasilnya kenyataan itu disebabkan oleh sudut pandang yang berbeda antara pemerintah atau penguasa sebagai pemegang kendali ideologi dengan berbagai kelompok kepentingan sebagai sub-sub ideologi.

Perbedaan kepentingan ini tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi mengenal beberapa fase yaitu:
1. fase disorganisasi yang terjadi karena kesalahpahaman.
2. fase dis-integrasi yaitu pernyataan tidak setuju.

fase dis-integrasi ini memiliki tahapan (Menurut Walter W. Martin dkk):
• ketidaksepahaman anggota kelompok tentang tujuan yang dicapai.
• norma sosial tidak membantu dalam mencapai tujuan yang disepakati.
• norma yang telah dihayati bertentangan satu sama lain.
• sanksi sudah menjadi lemah
• tindakan anggota masyarakat sudah bertentangan dengan norma kelompok.


2. Jelaskan tentang Diskriminasi dan Ethosentris

Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusian untuk membeda-bedakan yang lain.

Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil karena karakteristik suku, antargolongan, kelamin, ras, agama dan kepercayaan, aliran politik, kondisi fisik atau karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi.

Diskriminasi langsung, terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama.

Diskriminasi tidak langsung, terjadi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan.Diskriminasi ditempat kerja
Diskriminasi dapat terjadi dalam berbagai macam bentuk:
dari struktur upah,
cara penerimaan karyawan,
strategi yang diterapkan dalam kenaikan jabatan, atau
kondisi kerja secara umum yang bersifat diskriminatif.

Diskriminasi di tempat kerja berarti mencegah seseorang memenuhi aspirasi profesional dan pribadinya tanpa mengindahkan prestasi yang dimilikinya.

Teori statistik diskriminasi berdasar pada pendapat bahwa perusahaan tidak dapat mengontrol produktivitas pekerja secara individual. Alhasil, pengusaha cenderung menyandarkan diri pada karakteristik-karakteristik kasat mata, seperti ras atau jenis kelamin, sebagai indikator produktivitas, seringkali diasumsikan anggota dari kelompok tertentu memiliki tingkat produktivitas lebih rendah.

Etnosentrisme cenderung memandang rendah orang-orang yang dianggap asing, etnosentrisme memandang dan mengukur budaya asing dengan budayanya sendiri. “ ( The Random House Dictionary ).

Ada satu suku Eskimo yang menyebut diri mereka suku Inuit yang berarti “penduduk sejati” [Herbert, 1973, hal.2]. Sumner menyebutkan pandangan ini sebagai etnosentrisme, yang secara formal didefinisikan sebagai “pandangan bahwa kelompoknya sendiri” adalah pusat segalanya dan semua kelompok lain dibandingkan dan dinilai sesuai dengan standar kelompok tadi [Sumner, 1906, hal.13]. Secara kurang formal etnosentrisme adalah kebiasaan setiap kelompok untuk menganggap kebudayaan kelompoknya sebagai kebudayaan yang paling baik.

Etnosentrisme terjadi jika masing-masing budaya bersikukuh dengan identitasnya, menolak bercampur dengan kebudayaan lain. Porter dan Samovar mendefinisikan etnosentrisme seraya menuturkan, “Sumber utama perbedaan budaya dalam sikap adalah etnosentrisme, yaitu kecenderungan memandang orang lain secara tidak sadar dengan menggunakan kelompok kita sendiri dan kebiasaan kita sendiri sebagai kriteria untuk penilaian. Makin besar kesamaan kita dengan mereka, makin dekat mereka dengan kita; makin besar ketidaksamaan, makin jauh mereka dari kita. Kita cenderung melihat kelompok kita, negeri kita, budaya kita sendiri, sebagai yang paling baik, sebagai yang paling bermoral.”

Etnosentrisme membuat kebudayaan kita sebagai patokan untuk mengukur baik-buruknya kebudayaan lain dalam proporsi kemiripannya dengan budaya kita. Ini dinyatakaan dalam ungkapan : “orang-orang terpilih”, “progresif”, “ras yang unggul”, dan sebagainya. Biasanya kita cepat mengenali sifat etnosentris pada orang lain dan lambat mengenalinya pada diri sendiri.

Sebagian besar, meskipun tidak semuanya, kelompok dalam suatu masyarakat bersifat etnosentrisme. Semua kelompok merangsang pertumbuhan etnosentrisme, tetapi tidak semua anggota kelompok sama etnosentris. Sebagian dari kita adalah sangat etnosentris untuk mengimbangi kekurangan-kekurangan kita sendiri. Kadang-kadang dipercaya bahwa ilmu sosial telah membentuk kaitan erat antara pola kepribadian dan etnosentrisme.

Kecenderungan etnosentrisme berkaitan erat dengan kemampuan belajar dan berprestasi. Dalam buku The Authoritarian Personality, Adorno (1950) menemukan bahwa orang-orang etnosentris cenderung kurang terpelajar, kurang bergaul, dan pemeluk agama yang fanatik. Dalam pendekatan ini, etnosentrisme didefinisikan terutama sebagai kesetiaan yang kuat dan tanpa kritik pada kelompok etnis atau bangsa sendiri disertai prasangka terhadap kelompok etnis dan bangsa lain. Yang artinya orang yang etnosentris susah berasimilasi dengan bangsa lain, bahkan dalam proses belajar-mengajar.
Etnosentrisme akan terus marak apabila pemiliknya tidak mampu melihat human encounter sebagai peluang untuk saling belajar dan meningkatkan kecerdasan, yang selanjutnya bermuara pada prestasi.
Sebaliknya, kelompok etnis yang mampu menggunakan perjumpaan mereka dengan kelompok-kelompok lain dengan sebaik-baiknya, di mana pun tempat terjadinya, justru akan makin meninggalkan etnosentrisme. Kelompok semacam itu mampu berprestasi dan menatap masa depan dengan cerah.

Etnosentrisme mungkin memiliki daya tarik karena faham tersebut mengukuhkan kembali “keanggotaan” seseorang dalam kelompok sambil memberikan penjelasan sederhana yang cukup menyenangkan tentang gejala sosial yang pelik. Kalangan kolot, yang terasing dari masyarakat, yang kurang berpendidikan, dan yang secara politis konservatif bisa saja bersikap etnosentris, tetapi juga kaum muda, kaum yang berpendidikan baik, yang bepergian jauh, yang berhaluan politik “kiri” dan yang kaya [Ray, 1971; Wilson et al, 1976]. Masih dapat diperdebatkan apakah ada suatu variasi yang signifikan, berdasarkan latar belakang sosial atau jenis kepribadian, dalam kadar etnosentris seseorang.

3. Jelaskan tentang Pertentangan dan Ketegangan dalam masyarakat

Konflik mengandung pengertian tingkah laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar atau perang. Dalam hal ini terdapat tiga elemen dasar yang merupakan ciri dari situasi konflik, yaitu :
terdapat dua atau lebih unit-unit atau bagian yang terlibat dalam konflik.
Unit-unit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan, tujuan, masalah, sikap, maupun gagasan-gagasan.
Terdapatnya interaksi di antara bagian-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan tersebut.
Adapun cara-cara pemecahan konflik tersebut adalah :
  1. Elimination yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang telibat dalam konflik yang diungkapkan dengan : kami mengalah, kami mendongkol, kami keluar, kami membentuk kelompok kami sendiri.
  2. Subjugation atau domination, artinya orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya.
  3. Mjority Rule artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting akan menentukan keputusan, tanpa mempertimbangkan argumentasi.

4. Sebutkan golongan-golongan yang berbeda dan Integrasi Sosial

Masyarakat Majemuk dan National Indonesia terdiri dari :

Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan golongan sosial yang dipersatukan oleh kesatuan nasional yang berwujudkan Negara Indonesia. Aspek-aspek dari kemasyarakatan :
1.Suku bangsa dan kebudayaannya.
2. Agama
3. Bahasa
4. Nasional Indonesia.

5. Jelaskan tentang Integrasi Nasional

Integritas Nasional identik dengan integritas bangsa yang mempunyai pengertian suatu proses penyatuan atau pembauran berbagai aspek sosial budaya ke dalam kesatuan wilayah dan pembentukan identitas nasional atau bangsa (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1989) yang harus dapat menjamin terwujudnya keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam mencapai tujuan bersama sebagai suatu bangsa. Integritas nasional sebagai suatu konsep dalam kaitan dengan wawasan kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berlandaskan pada aliran pemikiran/paham integralistik yang dicetuskan oleh G.W.F. Hegl (1770-1831).

Pengertian ini berhubungan dengan paham idealisme untuk mengenal dan memahami sesuatu harus dicari kaitannya satu dengan yang lain. Dan untuk mengenal manusia harus dikaitkan dengan masyarakat di sekitarnya dan untuk mengenal suatu masyarakat harus dicari kaitannya dengan proses sejarah.

Istilah Integritas Nasional terdiri dari dua kata yaitu “Integritas” dan “Nasional”. Istilah “integritas” mempunyai arti “mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan” (Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, 2005), sedangkan istilah “nasional” mempunyai arti kebangsaan, bersifat bangsa sendiri yang meliputi suatu bangsa (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1989), berupa adat istiadat, suku, warna kulit, keturunan, agama, budaya, wilayah/daerah. Integritas nasional wujud keutuhan prinsip moral dan etika bangsa Indonesia dalam kehidupan bernegara (Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, 2008).

Setelah pengertian integrasi kita dikupas di atas, maka disintegrasi bangsa dapat dikatakan lawan arti dari integrasi bangsa. Disintegrasi bangsa sangat membahayakan keberadaan Negara ini dalam percaturan kehidupan bernegara di dunia. Dapat diartikan pula kondisi pecahnya kesatuan dan persatuan bangsa kita. Persatuan dan kesatuan ini dapat dilihat dalam kontek kewilayahan maupun kebangsaan yang meliputi kesatuan ekonomi, politik, social budaya, ideology dan pertahanan keamanan.

Sumber :
https://akhman.wordpress.com/2012/01/04/perbedaan-kepentingan/
http://shatriacesarya.wordpress.com/2010/12/26/prasangka-diskriminasi-dan-etnosentrisme/
http://intishar1994.wordpress.com/2013/01/04/ilmu-sosial-dasar-pertemuan-ke-3-perbedaan-kepentingan/