Ada beberapa ciri-ciri khas dari Hard news :
1. Mementingkan aktualitas. Definisi dari aktual adalah sedang menjadi pembicaraan orang banyak atau peristiwa yang baru saja terjadi.
2. Memakai sistem piramida terbalik dalam penulisan berita. Artikel berbentuk berita ini memiliki struktur unik, yaitu inti informasi ditulis pada alinea awal (disebut sebagai "lead”) dan data-data penting menyusul pada alinea-alinea selanjutnya.
3. Kelengakapan dari isi beritanya. Lengkapnya sebuah hard news, bisa dipenuhi apabila pemakaian 5W + 1H sudah diterapkan.
4. Untuk memberi informasi. Sebagai jendela, agar para pembaca yang tidak tahu menjadi tahu.
5. Panjang dari hard news 100-200 kata. Tidak perlu panjang-panjang karena fungsinya memberi info yang aktual dan memenuhi unsur 5W+1H.
Contoh Hard News :
Paris Berdarah, Penembakan brutal dan Pengeboman di Paris.
Terjadi penembakan brutal dan pengeboman di Paris pada Jumat malam (13/11/2015) di dalam gedung pertunjukan konser musik di Bataclan, Paris. Terdapat 128 orang tewas dan 99 luka akibat dari penembakan brutal dan pengeboman tersebut.
Delapan orang pelaku yang melakukan serangan teror di Paris dipastikan tewas. Kelompok teroris ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan berdarah di Paris, Jum'at (13/11/2015) malam lalu.
Kepala North Atlantic Treaty Organization (NATO), Jens Stoltenberg mengecam aksi penyerangan dan bom di Paris, Prancis.
Stoltenberg mengatakan, serangan mematikan di kota mode dunia itu bukan pertarungan antara ‘dunia’ Islam dan Barat. Dalam aksi serangan tersebut yang harus disoroti adalah kelompok-kelompok ekstremis yang bertindak secara brutal.
Setelah kejadian tersebut banyak warga Paris yang menunjukan solidaritasnya terhadap korban serangan penembakan dan pengeboman berdarah dengan cara mengunjungi alun-alun dan tempat kejadian.
Referensi :
http://jurnal-imkom.blogspot.co.id/2011/02/perbedaan-hard-news-dan-soft-news.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar