Nama :
Annisa Utami
Kelas :
2SA06
NPM :
11613166
A. Ilmu Sosial Dasar
1 1. Pengertian
Ilmu Sosial Dasar
Ilmu social dasar adalah ilmu
pengetahuan untuk mnyelidiki, menemukan, menelaah, dan meningkatkan pemahaman
manusia tentang masalah-masalah social yang terjadi pada masyarakat dengan
menggunakan pengertian-pengertian (Fakta, Konsep, dam Teori) yang berasal dari
gabungan disiplin ilmu-ilmu social. Ilmu-ilmu social tersebut adalah Sejarah,
Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Antropologi, dan Psikologi social. Dengan begitu
antara ilmu-ilmu social dan ilmu social dasar tidak ada perbedaan yang
prinsipil.
Ilmu sosial dasar menyajikan
pemahaman mengenai hekaekat manusia ssebagai makhluk sosial dan
masalah-masalahnya dengan menggunakan kerangka pendekatan yang meliohat sasaran
studinya sebagai suatu masalah objektif dan subjektif. Dengan menggunakan
kacamata objektif berarti konsep dan teori yang berkenaan dengan hakekat
manusia dan masalahnya yang telah dikembangkan dalam ilmu-ilmu sosial akan
digunakan.
2 2. Tujuan
Ilmu Sosial Dasar
Tujuan Ilmu Sosial Dasar adalah
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial dan lebih memahami dan
menyadari bahwa setiap kenyataan sosial dan masalah sosial ada dalam masyarakat
dan selalu bersifat kompleks, kita hanya bisa memahaminya secara kritis. Untuk
itulah ilmu sosial dasar mempunyai peran penting agar mahasiswa memiliki bekal
yang cukup dalam hidup bermasyarakat.
Ilmu Sosial Dasar juga membantu
perkembangan wawasan penalaran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh
wawasan yg lebih luas dan ciri – ciri kepribadian yg diharapkan dari sikap
mahasiswa, khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dlm
menghadapi manusia lain, serta sikap dan tingkah laku manusia – manusia lain
terhadap manusia yg bersangkutan secara timbal balik.
Ilmu Sosial Dasar juga merupakan
suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan
dasar tentang konsep2 yg dikembangkan untuk melengkapi gejala – gejala sosial
agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam
menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan, sehingga kepekaan mahasiswa
pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.
3 3. Sumber
/ Referensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar