Rabu, 01 Juni 2016

Perencanaan Laporan Bisnis

A. Pengertian dan Jenis Laporan Bisnis

Laporan bisnis ialah setiap dokumen faktual yang menyatakan tujuan perusahaan merupakan sarana manajerial untuk menginformasikan atau memberikan kontribusi pada pengambilan keputusan harus bersifat akurat, lengkap dan obyektif.

Laporan bisnis juga dapat diartika sebagai suatu laporan yang memiliki sifat netral , tidak memihak, memiliki tujuan yang jelas dan rencana penyajian fakta kepada seseorang tau untuk kepentingan bisnis tertentu.

1. Laporan individu dan laporan resmi
Laporan ini dibuat atas inisiatif seseorang dan oleh karenanya memerlukan rincian dan pendukung yang lebih banyak daripada laporan resmi yang dibuat berdasarkan permintaan pihak lain. pada waktu menyusun laporan individu, pembuat laporan lebih banyak menyampaikan latar belakang pokok laporannya, dan menerangkan tujuan laporan.

2.Laporan rutin dan laporan khusus
Laporan rutin atau laporan berkala diajukan berdasarkan aktivitas yang rutin dilakukan. Laporan rutin biasanya telah dibuat dalam bentuk tetap dengan beberapa kolom kosong pada bagian-bagian tertentu.

3.Laporan internal dan laporan eksternal
Laporan internal pada umumnya bersifat tidak seperti laporan eksternal yang dibuat kebih formal.

B. Bagian Pokok dalam Laporan Bisnis

1. Pendahuluan
Dalam bagian ini terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dan merupakan bagian yang akan ditulis.

1. Pemberi kuasa adalah orang yang meminta laporan
2. Layout atau rencana presentasi yang berisi apa yang akan dibahas dalam laporan bisnis.
3. Masalah yang biasanya diletakkan pada awal-awal pendajuluan sebelum maksud dan tujuan.
4. Maksud penulisan laporan bisnis harus nampak dalam bagian pendahuluan, terdiri dari tujuan , misi, strategi, atau sasaran.
5. Ruang lingkup berkaitan dengan luas cakupan atau batas suatu pokok bahasan untuk sebuah laporan bisnis.
6. Metodologi menyangkut pada cara pengumpulan data atau informasi.
7. Sumber-sumber primer atau sekunder yang meliputi antara lain publikasi, catatan perusahaan, surat, memo, hasil wawancara karyawan, dan sebagainya.
8. Latar belakang dari situasi yang sedang diteliti perlu juga dimasukkan, agar memperoleh gambaran menyeluruh dan pemahaman yang jelas terhadap pokok bahasan.
9. Definisi istilah perlu dicantumkan agar tidak terjadi salah penafsiran, manakala di gunakan definisi atau istilah-istilah yang tidak umum ayau lazim.
10. Keterbatasan seperti dana, waktu, biaya, asisten peneliti, atau data yang tersedia.
11. Rekomendasi menjelaskan tentang keputusan yang perlu dilaporkan dalam suatu laporan bisnis.

2. Isi
Bagian ini berisi inti dari laporan bisnis yang dibuat dan merupakan bagian yang terpanjang dalam laporan tersebut. Pada bagian ini dibahas dan dikembangkan hal-hal yang penting secara rinci.

3. Penutup
Bagian ini berfungsi untuk merangkum laporan yang sudah dibuat secara menyeluruh, mengambil kesimpulan, atau memberikan rekomendasi.

C. Pengorganisasian Isi dalam Laporan Bisnis

Ada 2 cara yang dapat sipilih untuk digunakan dalam penyusunan isi laporan bisnis, yaitu cara deduksi ( cara langsung) dan cara induksi (cara tak langsung).

1. Cara deduksi : menyampaikan ide pokok terlebih dahulu,  lalu baru dijelaskan hal-hal yang rinci
2. Cara induksi : menjelaskan fakta terlebih dahulu, baru kemudian meberikan ide pokok, kesimpulan dan rekomendasi

D. Penulisan Laporan Singkat

Karakteristik laporan singkat:
1. Gaya penulisan pribadi yang menggunakan gaya penulisan orang pertama atau kedua
2. Grafik untuk menekankan penulisan
3. Judul dan sub-judul dalam tubuh laporan
4. Format memo atau surat

E. Membuat Laporan Bisnis yang Baik

Tiga hal yang harus dicakup untuk membuat Laporan Bisnis yag baik, yaitu:
1. Informasi yang akurat
2. Isi menunujukkan suatu pertimbangan yang baik dari penulis
3. Format, style, dan organisasi sesuai dengan kebutuhan pembaca


http://belajarkomunikasi.com/pengertian-dan-tahapan-laporan-bisnis/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar