Senin, 30 Mei 2016

Peranan Komunikasi dalam Bisnis

A. Peranan Komunikasi dalam bisnis

Komunikasi sangat penting didalam dunia bisnis. Esensi dan keberhasilan setiap hubungan juga bisa dilakukan melalui hubungan yang efektif dan didalam dunia bisnis hal itu merupakan unsur utama dalam untuk meraih keuntungan. Komunikasi bisnis juga pada dasarnya bertarget pada promosi suatu produk atau jasa.

Selain itu komunikasi dalam bisnis juga bisa digunakan untuk saling bertukar informasi dalam hal bisnis, mencapai kemufakatan dalam bisnis, melakukan transaksi ataupun penjualan.

B. Tujuan dari Komunikasi dalam Bisnis

Tujuan utama dalam dalam komunikasi bisnis yaitu memberikan informasi kepada pihak lain yang berkaitan dengan bisnis, lalu menjalin kerjasama dalam bisnis dalam rangka saling memberikan keuntungan satu sama lain.

Tetapi secara umum, ada tiga tujuan komunikasi bisnis, yaitu:
1. Memberi informasi
2. Persuasi
3. Melakukan kolaborasi dengan audience.

C. Umpan Balik dan Bentuk-bentuknya

Setiap kegiatan dalam hal berkomunikasi merupakan suatu usaha untuk membangun hubungan sosial. Terdapat 9 umpan balik, yaitu:
- External Feed Back
- Internal Feed Back
- Direct Feed Back
- Indirect Feed Back
- Inferential Feed Back
- Zero Feed Back
- Neuteral Feed Back
- Positive Feed Back
- Negative Feed Back

D. Kesalahpahaman dalam Berkomunikasi

Beberapa masalah yang menyebabkan munculnya kesalahpahaman dalam komunikasi bisa berakibat fatal pada komunikasi yang tengah dijalin.

Faktor-faktor yang penghambat komunikasi tersebut melingkupi masalah dalam pengembangan pesan, penyampaian pesan, penerimaan pesan, dan penafsiran pesan.

1. Masalah dalam Mengembangkan Pesan
Saat merumuskan pesan bisa menimbulkan masalah-masalah yang disebabkan oleh munculnya keraguan tentang isi pesan, agak tidak terbiasa dengan situasi yang ada atau dengan orang yang akan menerima, adanya perbedaan emosi, atau terdapat kesulitan dalam mengekspresikan ide atau gagasan.

2. Masalah dalam Menyampaikan Pesan
Masalah dalam penyampaian pesan yang paling jelas adalah faktor fisik, seperti sambungan kabel yang jelek, akustik yang lemah, dan tindakan yang tak terbaca atau tidak bisa dipahami.

3. Masalah dalam Menerima Pesan
Masalah yang muncul dalam penerimaan pesan seperti adanya persaingan antara penglihatan dengan suara, kursi yang tidak nyaman, lampu yang kurang terang, ataupun kondisi lain yang dapat mengganggu konsentrasi si penerima pesan.

4. Masalah dalam Menafsirkan Pesan
Munculnya kesalahpahaman antara pemberi dan penerima pesan yaitu sulitnya memahami isi pesan jika si penyampai pesan tidak secara jelas memberitahu apa yang ingin ia sampaikan.

E. Memperbaiki Komunikasi dalam Organisasi

Komunikasi yang efektif dapat mengatasi berbagai kesulitan yang akan dihadapi didalam komunikasi dengan memperhatikan tiga hal sebagai berikut :

1. Membuat Suatu Pesan Secara Lebih Berhati-hati
Langkah awal yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi yaitu memperhatikan maksud dan tujuan komunikasi, dan audience yang akan dituju.

2. Meminimalkan Gangguan dalam Proses Komunikasi
Penyampaian pesan dengan cara lisan atau (oral) akan efektif atau berhasil jika lokasi ataupun tempat penyampaian pesan memiliki kondisi yang nyaman dan tenang, akustik yang baik, tempat duduk yang teratur, rapi dan nyaman, ruangan yang sejuk.

3. Mempermudah Upaya Umpan-Balik antara si Pengirim dan si Penerima Pesan
Cara dan waktu penyampaiannya harus direncanakan dengan sangat baik. Kalau komunikator menginginkan umpan-balik yang cepat, dapat dipilih sarana komunikasi yang cepat. Tetapi bila umpan-balik yang cepat tidak terlalu dipentingkan, sarana tulisan ataupun (surat) dapat menjadi alternatif yang baik untuk menyampaikan pesan.



http://www.wedaran.com/4179/peran-serta-komunikasi-bisnis-dalam-dunia-usaha/
Djoko Purwanto, Komunikasi Bisnis, Penerbit Erlangga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar